Selasa, 04 Oktober 2016

APLIKASI DAN PROGRAM TAMBANG


BAB I
PENDAHULUAN
1.1    LATAR BELAKANG
Surfer merupakan perangkat lunak yang dikembangkan oleh Golden Software Inc. yaitu sebuah perusahaan yang berlokasi di Golden, Colorado, Amerika Serikat. Perusahaan ini merupakan salah satu perusahaan yang mengembangkan dan memasarkan perangkat lunak di bidang Geographic Information System dan scientific software. Selain perangkat lunak Surfer, Golden Software Inc. juga mengembangkan perangkat lunak lainnya seperti Grapher, Voxler, MapViewer, Didger, dan Strater. Hingga saat ini perusahaan yang didirikan pada tahun 1983 ini terus mengembangkan produk perangkat lunaknya dengan peningkatan kualitas, kemudahan dalam penggunaan aplikasi, serta dukungan teknis yang lebih baik.
Saat ini versi terbaru Surfer adalah versi 11 sama Seperti halnya versi Surfer sebelumnya, keunggulan utama dari perangkat lunak Surfer 11 ini adalah pada proses visualisasi dan permodelan peta 3D, pembuatan kontur, model batimetri, visualisasi dan analisis lansekap, proses gridding, volumetrik, serta fungsi-fungsi utama lainnya. Berbagai metode pengolahan data yang tersedia juga memungkinkan proses manipulasi data, menginterpretasikannya dan memilih metode yang paling sesuai untuk kebutuhan pengguna.


1.2    MAKSUD dan TUJUAN
1.     Mahasiswa dapat mengenal lebih dalam tentang surfer
2.    Mahasiswa dapat menjalankan aplikasi surfer
3.    Mahasiswa dapat membuat peta kontur dan pemodelan 3 dimensi menggunakan aplikasi surfer


BAB II
LANDASAN TEORI

2.1  KEGUNAAN KONSEP GRIDDING PADA SURFER
Surfer adalah salah satu perangkat lunak yang digunakan untuk pembuatan peta kontur dan pemodelan tiga dimensi yang berdasarkan pada grid. Perangkat lunak ini melakukan plotting data tabular XYZ tak beraturan menjadi lembar titik-titik segi empat (grid) yang beraturan. Grid adalah serangkaian garis vertikal dan horisontal yang dalam Surfer berbentuk segi empat dan digunakan sebagai dasar pembentuk kontur dan surface tiga dimensi. Garis vertikal dan horisontal ini memiliki titik-titik perpotongan. Pada titik perpotongan ini disimpan nilai Z yang berupa titik ketinggian atau kedalaman. Gridding merupakan proses pembentukan rangkaian nilai Z yang teratur dari sebuah data XYZ. Hasil dari proses gridding ini adalah file grid yang tersimpan pada file .grd.
Sistem operasi dan perangkat keras
Surfer tidak mensyaratkan perangkat keras ataupun sistem operasi yang tinggi.Oleh karena itu surfer relatif mudah dalam aplikasinya. Surfer bekerja pada sistem operasi Windows 9x dan Windows NT.Berikut adalah spesifikasi minimal untuk aplikasi Surfer:
a.       Tersedia ruang untuk program minimal 4 MB.
b.      Menggunakan sistem operasi Windows 9.x atau Windows NT.
c.       RAM minimal 4 MB.Monitor VGA atau SVGA.

Pemasangan program surfer (instal)
Masukkan master program Surfer pada CD ROM atau media lain. Buka melalui eksplorer dan klik dobel pada Setup. Surfer menanyakan lokasi pemasangan.Jawab drive yang diinginkan. Jawab pertanyaan selanjutnya dengan Yes.
 Lembar Kerja Surfer Lembar kerja Surfer terdiri dari tiga bagian, yaitu: Surface plot, Worksheet ,Editor.


2.2 Surface plot
Surface plot adalah lembar kerja yang digunakan untuk membuat peta atau file grid. Padasaat awal dibuka, lembar kerja ini berada pada kondisi yang masih kosong. Pada lembar plot ini peta dibentuk dan diolah untuk selanjutnya disajikan. Lembar plot digunakanuntuk mengolah dan membentuk peta dalam dua dimensional, seperti peta kontur, danpeta tiga dimensional seperti bentukan muka tiga dimensi.Lembar plot ini menyerupai lembar layout di mana operator melakukan pengaturan ukuran,teks, posisi obyek, garis, dan berbagai properti lain. Pada lembar ini pula diatur ukuran kertas kerja yang nanti akan digunakan sebagai media pencetakan peta.

2.3 Worksheet
Worksheet merupakan lembar kerja yang digunakan untuk melakukan input data XYZ. Data XYZ adalah modal utama dalam pembuatan peta pada surfer. Dari data XYZ ini dibentuk file grid yang selanjutnya diinterpolasikan menjadi peta-peta kontur atau peta tiga dimensi. Lembar worksheet memiliki antarmuka yang hampir mirip dengan lembar kerja MS Excel. Worksheet pada Surfer terdiri dari sel-sel yang merupakan perpotongan baris dan kolom. Data yang dimasukkan dari worksheet ini akan disimpan dalam file .BLN.

2. 4 Editor
Jendela editor adalah tempat yang digunakan untuk membuat atau mengolah file teks ASCII. Teks yang dibuat dalam jendela editor dapat dikopi dan ditempel dalam jendela plot. Kemampuan ini memungkinkan penggunaan sebuah kelompok teks yang sama untuk dipasangkan pada berbagai peta.
Jendela editor juga digunakan untuk menangkap hasil perhitungan volume. Sekelompok teks hasil perhitungan volume file grid akan ditampilkan dalam sebuah jendela editor. Jendela tersebut dapat disimpan menjadi sebuah file ASCII dengan ekstensi .txt.

2.5 Overlay peta kontur
Overlay peta kontur dimaksudkan adalah menampakkan sebuah peta kontur dengan sebuah data raster, atau sebuah peta kontur dengan model tiga dimensi. Overlay ini memudahkan analisis sebuah wilayah dalam kaitannya dengan kontur atau bentuk morfologi lahan setempat.















BAB III
PELAKSANAAN PRAKTIKUM

A.     Membuat Peta Kontur

1.     Persiapan Data
Data yang perlu dipersiapkan dalam hal ini adalah data koordinat (x,y) dan data ketinggian (z). Dalam tutorial ini saya mencontohkan menggunakan data (x,y,z) Gunung Tambora yang saya simpan pada aplikasi MS Excel.






Proses Kerja
1.      Buka Aplikasi Surfer 11
2.      Lalu akan muncul tampilan seperti dibawah ini
3.    Lalu buat data dengan mengklik new worksheet , dan akan muncul tampilan seperti di bawah
4.      Masukan data seperti ini

5.      Save data dengan menekan ctrl+s pada keyboard, atau klik ikon , atau klik file kemudian klik save spt pada gambar








6.    Lalu kemudian muncul :
 beri nama Latihan1, lalu klik save. Data harus di save dalam format .bln (liat lingkaran di atas).  Kemudian ok (lihat gambar di bawah).
 lalu muncul
klik ok.

7.      Proses Grid
Klik Grid > Data, Kemudian cari file dengan extensi (*.bln) yang telah disimpan.

Seperti dibawah ini :
Lalu klik Open
Maka akan muncul tampilan jendela seperti dibawah ini :
Pemilihan Metode Grid
Kolom Z
Kolom Y
Kolom X

Jika telah sesuai klik OK, maka akan muncul tampilan report seperti di bawah :

Setelah itu klik close, jika ada pertanyaan menyimpan (save) tekan Yes
8.      Membuat Peta Kontur
Klik Map > New >  Countur Map
Muncul Jendela seperti dibawah lalu tekan OPEN
Maka akan muncul tampilan seperti dibawah ini :
Inilah peta kontur yang telah jadi.


Penjelasan :
(1)  Disini kita dapat merubah kolom mana saja yang mewakili data (x,y,z) yang nantinya akan ditampilkan berupa grid pada aplikasi Surfer. Disini juga berarti bahwa sebetulnya kita tidak harus mengurut data (x,y,z) saat pemasukan data awal berupa koordinat dan data ketinggian di Excel pada proses sebelumnya.  Sebagai contoh, kita memberi judul kolom A (ID), kolom B (x CoordUTM), kolom C (y CoordUTM), kolom D (Kedalaman_Air_Tnh), kolom E (Ketinggian). Maka kita dapat merubah urutan kolomnya sebagai berikut:
(2)  Pada kotak dialog “Filter Data” kita dapat menyesuaikan nilai toleransi jarak antara absis (x) dan ordinat (y). Ini diperlukan untuk menghindari adanya data yang saling berhimpitan.
(3)  Klik “View Data” Jika ingin melihat file data sementara hasil proses gridding.
(4)  Kita dapat melihat informasi data statistik dengan cara klik “Statistics”. Tunggu beberapa saat hingga proses selesai/ muncul “Data Statistics Report”, (silahkan simpan data tersebut—dapat disimpan dalam dua pilihan tipe data yaitu RTF dan TXT).
(5)  Pada “Gridding Method” terdapat banyak pilihan metode yang dapat dipilih seperti Kriging, Polynomial Regression, Nearest Neighbor, Local Polynomial, dan lain sebagainya.
(6)  Klik “Advanced Options” untuk memenyesuaikan pola dan arah Anisotropy saat proses griding dilakukan.
(7)  Klik “Cross Validate…” guna menyesuaikan taksiran pendekatan relative antar titik berdasarkan metode gridding yang telah dipilih sebelumnya.
(8)  Disini kita dapat menentukan dimana file hasil gridding akan disimpan.
(9)  Pada “Grid Line Geometry” kita dapat mengisi batas minimum, batas  maksimum serta jarak grid (untuk mengisi ini, perhatikan nilai minimum dan maksimum dari data masukan).
Jika semua pengaturan telah selesai dilakukan, maka proses selanjutnya adalah mengeksekusi proses grid data tersebut. Selanjutnya klik OK. Tunggu hingga proses gridding selesai yang ditandai dengan munculnya “Gridding Report”.
Lalu klik Contour Map, seperti langkah praktek diatas.

2.     Membuat Tampilan 3D Wireframe dan 3D Surface
A.      3D Wireframe
Wirefame adalah salah satu resperentasi file grid dalam bentuk tiga dimensi. Resperentasi ini merupakan block diagram yang tersusun oleh drawing lines merepresentasikan garis-garis grid absis dan ordinat (Grid Baris dan Kolom). Pada setiap titik potong garis-gari  ini (node grid). Setiap nilai ketinggian digambarkan secara proporsional. Pada Wireframe, Jumlah baris dan Kolom pada file grid menentukan jumlah garis x dan y yang digambarkan (pada bidang horizontal).
Gambar. 3D Wireframe










Langkah kerja membuat 3D Wireframe :
1.      Pastikan Layer kontur pada praktikum pertama telah aktif,
2.      Kemudian pada Menu Bar Pilih Map > 3D Wireframe


3.      Muncul jendela Open Grid seperti dibawah
Pilih Latihan 1> Klik Open
4.      Maka Tampilan 3D Wireframe akan jadi seperti dibawah ini :


B.      3D Surface
Surface (permukaan), sangat mirip dengan Wireframe: tetapi surface merupakan bayangan tiga dimensi hasil rendering file gridnya.bentuk presentasi ini dapat memberikan sajian interpretasi visual yang mengesankan bagi datanya.
Langkah kerja membuat 3D Surface :
1.      Pastikan Layer kontur pada praktikum pertama telah aktif,
2.      Kemudian pada Menu Bar Pilih Map > 3D Surface


3.      Muncul jendela Open Grid seperti dibawah
Pilih Latihan 1> Klik Open
4.      Maka Tampilan 3D Surface akan jadi seperti dibawah ini :


















BAB IV
KESIMPULAN
1.      Surfer Dapat membantu mahasiswa membuat peta kontur dan model 3D dengan mudah dan cepat
2.      Surfer sangat mudah untuk dipahami.

























DAFTAR PUSTAKA
Golden89    ___________________, “Surfer Vision : Reference Manual”, Golden Software, Inc., Colorado, USA, 1989.
Prahasta      Eddy, “ Model Permukaan Digital”, Informatika, Bandung, 2008.